Selain gandum, Presiden menyebutkan bahwa para anggota Kadin juga dapat mengambil peluang dari tanaman pangan jagung karena permintaan baik dari dalam maupun luar negeri cukup tinggi.
“Ini peluang, jagung di mana pun Bapak, Ibu sekalian tanam itu tumbuh. Kalau Kadin kerja jangan yang tradisional dong. Mekanisasi, konsorsium bareng-bareng bikin 100 ribu hektare dengan alat-alat modern, pemupukan pakai drone, ini baru Kadin,” imbuhnya.
Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Ketua Kadin Arsjad Rasjid. (*)








