tiket.com Mulai Sesi Pelatihan Program Jagoan Pariwisata Bagi Pelaku Pariwisata Di Desa Wisata

Jagoan Pariwisata akan menyelenggarakan tiga kali tahap pendampingan kepada masing-masing pelaku usaha desa wisata. Pada penyelenggaraan perdana, akan dimulai dengan menemui langsung para pelaku desa wisata di Desa Mulyaharja di Bogor, kemudian akan dilanjutkan untuk menemui langsung pelaku usaha desa wisata di Desa Kaki Langit Mangunan sekaligus Desa Dewi Sambi di Yogyakarta. Pada pertemuan selanjutnya pendampingan akan dilakukan secara online kepada tiga desa wisata hingga nantinya para peserta siap untuk melakukan presentasi proposal bisnis ke para juri. Ketiga desa wisata ini menjadi bagian dari dari Jejaring Desa Wisata ( JADESTA ) yang bernaung di bawah Kemenparekraf RI, di mana desa wisata mengusung kearifan lokal sebagai salah satu keunikan pokok wisata yang juga keragaman daerah dan budaya di Indonesia.

Baca Juga  Indonesia Menjadi Pembicara Dalam Side Event Yang Diprakarsai Oleh Amerika Serikat Dalam Sidang CND Ke 66

Sesi pelatihan ini bertujuan untuk memberikan solusi nyata dan kiat jitu guna memecahkan berbagai isu dan tantangan yang dihadapi oleh para penggiat dan pelaku pariwisata, sehingga mereka dapat menjalankan usahanya dengan mengedepankan strategi dan inovasi secara berkelanjutan. Contoh subjek sesi pelatihan misalnya Social Media Branding, Sales, Aware to online selling, Strategic Sales Plan, Revenue Management, Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat, Finance and Accounting, Unique Selling Point, Attraction Program, Digital Utilization, Leverage Technology to Increase the Business serta Lobby & Negotiation Skills khusus bagi Hotelier, Sales Marketing dan Commercial.

tiket.com menyediakan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan yang akan dipandu langsung oleh para t-fams (karyawan tiket.com) yang terdiri dari para profesional berbakat yang telah berpengalaman secara profesional di bidang dan industri masing-masing dan saat ini tengah berkarir di tiket.com. Setelah melalui sesi mentoring dan lokakarya, di tahap akhir, para peserta akan membuat proposal strategi bisnis dan mempresentasikan kepada jajaran juri pada malam penganugerahan di bulan Oktober 2022 mendatang. Para pelaku bisnis di tiga desa wisata ini akan berkompetisi dalam meramu strategi bisnis terbaik dengan memanfaatkan segala pengetahuan yang didapat ketika menjalani program pelatihan guna berkesempatan memenangkan penghargaan yang terdiri dari empat kategori utama, yaitu; Best Tourist Attraction, Best Homestay, Best Souvenir & Culinary serta Best Digital
& Creative.

Pos terkait