“Artinya saya minta ke camat dan lurah setempat serta BPBD, apabila kemudian curah hujan tinggi tetap dipantau disini jangan sampai ini terjadi berulang lagi. Selain itu juga bersama dengan warga, jajaran Pemkot Bogor dibantu PT Surya Mas akan melakukan perbaikan,” katanya.
“Terkait anggaran, sejauh ini masih dibantu oleh Surya Mas. Kecuali nanti apabila ada kebutuhan-kebutuhan lain yang bisa dianggarkan melalui BTT, kita lihat nanti. Tapi sejauh ini masih bisa ditanggulangi oleh Surya Mas karena tidak ada rumah yang roboh, hanya membutuhkan pembersihan saja,” jelasnya.
Perwakilan PT Surya Mas yang tengah melaksanakan pembangunan klaster perumahan, Arif Wijatmoko menerangkan, bencana longsor yang terjadi tidak terlepas dari kontur jalan yang ada mirip ‘kantong’ mengingat kontur jalan ke arah utara maupun ke arah selatan sama-sama menanjak.
Dalam penanganan pertama kedaruratan, pihaknya mengirim tenaga kerja untuk pembersihan dan konsumsi berupa nasi bungkus karena warga belum bisa ada kegiatan memasak di lokasi dan tindak lanjut penanganan masih terus dilakukan.
“Kita sudah komunikasi aparatur wilayah untuk mengantisipasi bencana, akan ada dispensasi untuk diperbaiki dan saat ini tim kita masih bantu pembersihan sekitar 20-30 orang. Untuk antisipasi air akan dilimpahkan ke saluran kita untuk pengamanan. Kita berharap pemda membuat saluran kanan kiri jalan,” ujar Arif.








