Menurut Bima Arya tantangan yang dihadapi saat ini banyak sekali, terutama isu-isu yang membahas tentang kesehatan dan pendidikan. Dimana hal tersebut mempengaruhi bonus demografi dalam rangka menyambut Generasi Emas Indonesia Tahun 2045
“Jika kita bisa mempersiapkan bonus demografi, menyelesaikan persoalan-persoalan terkait kesehatan dan pendidikan yang saat ini sedang mengemuka, dengan persiapan dan banyak kajian yang didukung oleh bimtek, maka tentu kita mampu untuk menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045. Semoga kita bisa berkolaborasi dan bersinergi,” paparnya.
Selain tiga poin penting tersebut, Bima Arya berharap perubahan kota atau wilayah maupun reformasi birokrasi juga bisa dihasilkan dari gagasan atau kajian yang dihasilkan oleh para periset.
Dirinya mengaku sering mengistilahkan bahwa kota itu harus didorong oleh gagasan dan pengetahuan bukan oleh kepentingan. Pasalnya, jika kota didorong oleh kepentingan maka dampaknya hanya untuk sekelompok orang saja dan dalam jangka waktu yang pendek.








