Dalam pembinaan juga dihadirkan satu narasumber dari Bank Nasional Indonesia (BNI) Cabang Kota Bogor. Dimana sektor perbankan menjadi salah satu tenaga tambahan para pelaku usaha dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR)-nya.
“Tahun ini alokasi untuk KUR-nya senilai Rp 140 miliar, baru terserap kurang lebih Rp 110 miliar. Jadi masih ada potensi yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk mengambil KUR,” ungkap Dedie.
Pembinaan dan Pengembangan Usaha Produk Ekspor Unggulan Kota Bogor yang diselenggarakan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kota Bogor ini juga mengundang narasumber dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). (*)








