BOGOR. Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti saat ini dinilai sangatlah tidak tepat. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto di Bogor, Kamis (08/09).
“Masyarakat baru saja berusaha bangkit setelah pandemi. Seharusnya Pemerintah berempati dengan kebijakan yang mendorong upaya kebangkitan tersebut, bukan sebaliknya, malah menaikkan harga BBM yang justru akan menghantam ekonomi masyarakat”, jelas Atang.
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Bogor ini, kenaikan harga BBM akan memicu inflasi. Hal tersebut dinilai tidak sejalan dengan semangat yang yang dikampanyekan Pemerintah memperingati hari kemerdekaan RI yang ke-77, yaitu pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat.
“Kenaikan harga BBM adalah kunci pemicu inflasi. Efeknya berantai. Ini akan sangat menyengsarakan, terutama masyarakat menengah ke bawah. Baru mau pulih saja sudah dihantam inflasi. Bagaimana masyarakat bisa bangkit kalau begitu”, tegas Atang.








