Konsep tersebut saat ini kata dia, sedang dirumuskan agar bisa diterapkan di Kota Bogor pada berbagai kegiatan.
“Mau kegiatan pernikahan, konser musik, semuanya harus mandiri mengelola sampah. Karena sudah banyak titik-titik kolaborasi yang sudah siap untuk menjemput semua itu,” katanya.
Dengan konsep itu nantinya segala kegiatan berdampak pada timbunan sampah dan meningkatnya jumlah sampah di tempat pembuangan akhir, maka akan jauh berkurang.
Konsep untuk pengolahan sampah kata Bima Arya perlu juga didukung dengan adanya berbagai riset.
Selama ini kata dia, riset pengolahan sampah banyak dilakukan oleh komunitas dengan dana yang terbatas.
“Saya kira angka lebih besar dari kementerian terkait dan dari kita dari Pemda untuk membiayai riset-riset ini. Riset substitusi plastik, riset untuk green ekonomi dan sirkuler ekonomi,” ujarnya.








