Pembentukan Keltana Siap Hadapi Bencana

Syarifah mengajak peserta maupun masyarakat secara umum untuk bersama-sama pemerintah mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana. Hal inilah yang melatarbelakangi dibentuknya kelurahan tangguh bencana di Kota Bogor dengan memperhatikan tingginya angka kejadian dibanding yang lain dan masyarakatnya lebih siap.

Dalam pembentukan tersebut diberikan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kehadiran UHAMKA untuk memberikan edukasi dan mitigasi kebencanaan kepada masyarakat mendapat apresiasi dari Sekda.

Ia berharap melalui pembentukan Keltana dan mitigasi mampu meminimalisir jumlah korban dan dampak kejadian. Pemetaan daerah rawan bencana kelurahan dan pemetaan masyarakat menjadi salah satu langkah bisa diterapkan hingga skenario penanganan bencana ketika terjadi bisa dilaksanakan dengan baik.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas menjelaskan, melalui kegiatan ini bertujuan untuk merubah stigma agar masyarakat menjadi penolong dan penyelamat sebagai respon dari potensi maupun bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga  Presiden Tinjau Hutan Mangrove di Bali

Pos terkait