Sidak Pengerjaan Trotoar Pandu Raya, Bima Arya Soroti Pengerjaan dan Pengawasan Belum Detail

“Supaya orang tidak jalan di jalan mobil. Ini gimana mau nyaman, mentok-mentok tadi, mentok pohon, mentong tiang, pembatasan pohonnya itu dibuat terlalu besar. Jadi orientasinya adalah untuk pejalan kaki supaya nyaman, ini kurang diawasi menurut saya, dinas kurang turun, kontraktor juga kurang detail,” sebutnya.

Untuk itu di masa pengerjaan yang sisa 8 hari lagi hingga akhir Oktober, ia memberikan ultimatum akan kembali melakukan pengecekan pengerjaan yang harus dikerjakan secara detail.

Kepada dinas terkait Bima Arya meminta agar tiang-tiang yang tidak berfungsi segera dibongkar, karena mengganggu akses pejalan kaki. Ia juga meminta agar ada komunikasi dengan pemilik rumah dan toko untuk memastikan elevasi antara rumah warga dan toko dengan trotoar sejajar sehingga tidak mengganggu akses warga.

Baca Juga  Nada Malaysia Ingin Adopsi Program Desa Bersinar Pada Kawasan Berisiko Tinggi

Sidak pengecekan trotoar pandu raya ini dilakukan Bima Arya dengan berjalan kaki menelusuri seluruh panjang trotoar yang sedang dikerjaan. Ketika melaakukan pengecekan, ia juga sempat menerima keluhan yang disampaikan warga mengenai saluran air yang tidak bisa menampung air karena curah hujan yang tinggi, sehingga menyebabkan terjadinya genangan.

Mendengar keluhan warga itu, Bima Arya memberikan atensi khusus untuk segera diperbaiki sehingga tidak menimbulkan masalah baru dan genangan air baru.

“Ya mumpung masih pengerjaan dipastikan ditambah titik-titik saluran airnya. Tadi saya lihat di depan Taman corat-coret itu ada genangan air di situ. Saya minta diperbesar, diperbanyak saluran airnya,” katanya.

Pos terkait