Bapenda Gelar Sosialisasi Tarif Retribusi dan Evaluasi Pencapaian PAD

“Beberapa OPD harus benar-benar menghitung ulang target yang sudah biasa ditetapkan di setiap tahunnya. Di 2023 nanti tidak hanya target biasa, tapi harus luar biasa karena Bapenda sendiri mendapatkan tantangan target yang lebih besar di 2022 ke 2023 ini, dibanding pada 2021 ke 2022 lalu,” jelasnya.

Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, terkait realisasi pajak daerah di November ini sudah mencapai angka Rp 617 Miliar atau sekitar 81 persen. Namun untuk capaian retribusi masih di angka Rp 18 Miliar atau baru 46 persen. Angka ini tentunya harus dikejar, terutama bagi retribusi dengan jumlah besar.

“Salah satunya retribusi IMB yang berubah menjadi PBG, ditargetkan mencapai Rp 14 Miliar tapi pencapaiannya baru Rp 1,3 Miliar. Jadi, sangat turun karena di PBG banyak aturan baru yang harus diikuti,” katanya.

Baca Juga  Cek Gudang Bulog, Dedie Rachim Pastikan Pasokan Beras Kota Bogor Aman

Di tempat yang sama, Sekretaris Bapenda Kota Bogor, Lia Kania Dewi menuturkan, sosialisasi tarif retribusi ini momentumnya tepat, karena Bapenda sedang menyusun naskah akademis terkait dengan Raperda Pajak dan Retribusi Daerah yang mana pajak dan retribusi daerah ini harus diberlakukan pada Januari 2024 mendatang.

Pos terkait