Saat ini kata Syarifah, Kwarcab Kota Bogor mendapatkan predikat sebagai kwarcab yang teraktif di tingkat Kwarda.
“Mudah-mudahan ini bisa kita pertahankan ya. Mudah-mudahan tidak turun,” harap Sekda Kota Bogor ini.
Kegiatan kwarran kata Syarifah, secara hirarki tidak terlepas juga dari kegiatan pemerintahan. Tugas-tugas Ketua Mabiran juga melekat sebagai tugas tugas sebagai camat.
Saat ini kata dia, Kota Bogor terus berupaya dalam meningkatkan status Kota Layak Anak menjadi utama sehingga mendapat predikat Kota Layak Anak.
Ia juga menitipkan pesan agar Mabiran dan Kwarran bisa bersinergi dengan wilayah kelurahan untuk mewujudkan kelurahan ramah anak.
“Anak itu berada pada usia 0 sampai 18 tahun . Pramuka sebagian besar ada di usia itu. Kalau kita ingin menciptakan kelurahan layak anak, kecamatan layak anak, apapun layak anak maka tegaklah pramuka,” ujarnya.








