“Alat ini jangan hanya di dominasi untuk penderita jantung saja. Namun juga untuk pengidap stroke,” tegasnya.
Menurut Budi, pemenuhan alat medis cath lab, juga harus diiringi dengan pemenuhan dokter spesialis.
”Namun yang kurang adalah dokter spesialisnya, khususnya spesialis jantung anak,” tutur Menkes Budi.
Namun demikian, Kementriannya memiliki program pada tahun 2023 ini untuk memberikan bea siswa kepada 3000 dokter untuk bersekolah ke luar dan dalam negeri untuk menjadi spesialis.
“Silahkan para dokter di Kota Bogor untuk mengajukannya. Saya harap ini dapat menjadi langkah untuk memajukan sistem kesehatan di Indonesia,” harapnya.
Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan angin segar kepada RSUD Kota Bogor untuk mengusulkan kembali bantuan ke Pemprov Jabar.








