Penyuluh KB sebagai pelaksana program percepatan penurunan stunting di lini lapangan berharap aplikasi ini lebih handal dari sebelumnya. Hal ini mengingat sebagian kader TPK masih ada yang sedikit “gaptek” dalam menggunakan smartphone. “Diharapkan aplikasi yang baru ini lebih baik dari sebelumnya agar kader TPK lebih mudah dalam melaporkan dan melakukan surveilans terhadap keluarga beresiko stunting,
” ujar Redi Panca Agus Aulia, petugas pengelola data Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor. (naz)








