Kuat di Sektor Pertanian, Bupati Acep Purnama Bangun Kabupaten Kuningan Mulai Dari Desa

Acep
Bersama Tim Juri: Ki-ka: Agus Dermawan T, Yusuf Susilo Hartono, H. Acep Purnama, Nungki Kusumastuti, Atal S. Depari, dan Ninok Leksono. ( Foto:Malik)

Seren Taun adalah upacara adat syukuran dari masyarakat agraris. Upacara ini diramaikan ribuan masyarakat, bahkan dari beberapa daerah di Jawa Barat dan mancanegara.

Desa adat Sunda yang menggelar Seren Taun tiap tahunnya yaitu di Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Lalu ada upacara “Babaritan”, yakni ritual tahunan adat Suku Sunda Kuningan yang dilaksanakan pada hari bulan dan tempat yang sama setiap tahun, yaitu pagi hari Jumat Kliwon pada bulan Maulid.

Sedangkan tempatnya dilaksanakan di tempat-tempat keramat atau petilasan atau kuburan leluhur yang diawali dengan “Sedekah Ketupat” pada hari Rabu Wekasan.

Event lainnya “Cingcowong”, yaitu upacara di Desa Luragung Landeuh, yaitu permohonan kepada Tuhan yang Maha Esa agar segera diturunkan hujan ketika terjadi kemarau berkepanjangan.

Baca Juga  Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah : Perempuan Bisa Melahirkan Peradaban

“Sedekah bumi”, yaitu salah satu upacara adat berupa prosesi serahan hasil bumi dari masyarakat kepada alam. “Upacara ini ditandai dengan pesta rakyat yang diadakan di balai desa atau lahan pertanian maupun tempat-tempat yang dianggap sakral oleh masyarakat,” jelas Bupati.

Masih berkaitan dengan air, masyarakat Kuningan menggelar upacara “Kawin Cai”, yaitu upacara yang memohon agar air yang menjadi sumber utama dalam pengairan dilestarikan dan dijaga adat tradisinya supaya air pun tetap bersahabat dengan manusia. (*)

Pos terkait