Pimpin Upacara Hardiknas 2023, Bima Arya Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih

Bima Arya

“Sekarang anak-anak bisa belajar dengan lebih tenang, karena aktivitas pembelajarannya dinilai dengan lebih holistik oleh guru. Dengan menggunakan data assessment nasional pada platform raport pendidikan, kepala sekolah dan kepala daerah dapat memonitor dengan lebih mudah untuk perbaikan kualitas pendidikan. Para guru berlomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya platform Merdeka mengajar. Selain itu para guru saat ini dapat berinovasi dengan lebih bebas berkat adanya kurikulum Merdeka,” katanya.

Bima Arya menyampaikan, sejalan dengan hal tersebut yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi untuk masuk perguruan tinggi saat ini juga fokus pada kemampuan literasi dan bernalar. Pada jenjang perguruan tinggi dengan hadirnya kampus merdeka, para mahasiswa bisa melanglang buana mencari pengetahuan dan pengalaman diluar kampus.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Regional JBB Resmikan Gedung Serbaguna Lentera Jiwa di Desa Pangauban

Dari segi pendanaan, pencairan langsung dana BOS dan bantuan operasional pendidikan ke sekolah dan pemanfaatan lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah meningkatkan kualitas pembelajaran, dengan perluasan beasiswa kesempatan untuk melanjutkan pendidikan jauh lebih terbuka.

Dukungan dana padanan untuk mendanai riset melahirkan begitu banyak inovasi dan kolaborasi. Mekanisme dana Indonesiana yang fleksibel dapat mewadahi gagasan kreatif para seniman dan para pelaku budaya sehingga menghasilkan karya-karya yang hebat untuk mendukung kemajuan kebudayaan.

“Mari kita ingat bahwa bersama-sama kita telah membuat sejarah baru dengan gerakan Merdeka Belajar. Transformasi yang masif ini sudah sepatutnya dirayakan dengan penuh syukur dan semarak karena semua adalah hasil kerja keras kita. Perayaan pada tahun ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang dihadapi dan setiap jengkal langkah berani yang telah kita ambil, semua para pendidik dan tenaga kependidikan, seniman pelaku budaya juga peserta didik adalah kapten dari kapal besar yang bernama Indonesia,” jelasnya.

Pos terkait