Dari sejarah itu kemudian Silat Tea House berdiri pada tahun 2018 di Kota Bogor yang membawa visi untuk membawa citra teh Indonesia di dalam negeri maupun luar negeri.
“Misinya untuk mensejahterakan insan tani, pemetik, petani teh dan konsumen dan juga untuk menjaga kelestarian alam nusantara,” katanya.
Sehingga dengan strategi inovasi dan Edupreneur diharapkan bisa bermunculan pengusaha muda yang juga ikut membuka bisnis teh.
“Strateginya agar teh ini bisa naik kelas dengan banyak melakukan edukasi dan komunikasi kepada masyarakat secara umum. Makanya kita hadirkan rumah teh Indonesia galeri inovasi dan edukasi,” katanya.
Saat ini Sila Tea House memiliki 50 racikan teh dari 20 kebun teh yang ada di Indonesia.
“Jadi berdasarkan hasil inovasi, berdasarkan riset dan kurasi dari kebun teh se-Indonesia kita pilih yang terbaik kita hadirkan di sini, kita edukasi konsumen dan pelaku usaha di Bogor,” katanya.
Sila Tea House ini kata Redha bukanlah Teashop melainkan galeri showroom showcase yang menghadirkan dan menjual berbagai jenis teh di Indonesia sehingga tamu atau konsumen yang datang akan diedukasi bagaimana membuat teh, jenis-jenis teh dan perjalanan teh, bahkan hingga cara membuka usaha teh.








