19 Kelurahan Deklarasi ODF, Perilaku Masyarakat di Pinggiran Sungai Berubah

ODF

Ketua Tim Percepatan ODF Kota Bogor yang juga Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, dalam pemetaan ODF juga terdapat kantong-kantong stunting.

“Sehingga kita pun melakukan pendekatan yang hampir sama antara percepatan ODF dan stunting. Kita lakukan roadshow ke seluruh kecamatan, kita lihat bagaimana kondisi, situasi dan perkembangan penanganan stunting dan ODF di wilayah,” ujarnya.

Selain pemetaan, juga dilakukan rapat-rapat koordinasi untuk mengoptimalkan potensi yang ada, kunjungan kerja ke daerah ODF, serta mengikuti arahan dan bimbingan dari pihak Provinsi Jawa Barat.

Dalam melakukan monitoring serta kolaborasi dalam akselerasi ODF, setiap kepala organisasi perangkat daerah (OPD) mendapat tugas bertanggung jawab di setiap kecamatan dan kelurahan.

Baca Juga  Presiden Terus Dorong Jajarannya Gunakan APBN untuk Beli Produk Dalam Negeri

Dari 19 kelurahan yang ODF, ditambah dua kelurahan ODF di tahun 2022 lalu, total kelurahan ODF di Kota Bogor sudah mencapai 21 kelurahan.

Kelurahan ODF di Kota Bogor saat ini adalah Kelurahan Rangga Mekar, Genteng, Pasir Mulya, Kertamaya, Cibadak, Lawang Gintung, Empang, Kencana, Loji, Pamoyanan, Curug Mekar, Tajur, Bondongan, Bojongkerta, Babakan, Kayu Manis, Mekarwangi, Margajaya, Harjasari, Rancamaya, Pabaton.

“Sehingga capaian ODF Kota Bogor saat ini masuk di 30,9. Mudah-mudahan setelah ini kita kerja terus. Yang deklarasi hari ini adalah yang jumlahnya 200 kebawah. Bulan berikutnya akan kita lihat kelurahan lain. Kita kebut lagi untuk menambah jumlah kelurahan ODF. Mudah-mudahan selesai di 2023 atau pertengahan 2024,” katanya.

Pos terkait