Karena sepanjang sejarah Indonesia hingga saat ini, pada generasi inilah local pride berada di panggung utama.
“Film-film Indonesia, kuliner Indonesia, fesyen Indonesia, produk-produk Indonesia, itu semua keren. Dulu itu agak berbeda susana fesyennya, yang merasa keren itu yang so branded menggunakan merek luar, makanan juga begitu junk food ini junk food itu trennya ke sana, musik juga sama begitu,” katanya.
Dulu lanjut Bima Arya untuk menatap Indonesia Maju masih sangat jauh, namun saat ini Indonesia maju sudah ada di depan mata.
Tahun 2044 kata Bima Arya Indonesia akan menjadi salah satu negara maju dari empat negara maju di dunia.
Untuk itu teater kata Bima Arya juga menjadi bagian dalam membentuk karakter generasi-generasi Indonesia Emas di masa mendatang.
Penggagas yang juga ketua panitia Audy Ragadi Putra mengatakan, festival ini diadakan untuk terus memajukan teater, baik di Kota Bogor maupun di Indonesia.








