Kegiatan fasilitasi PKP angkatan 5 ini di ikuti 40 orang dari 24 kelurahan/desa, antara lain dari Karadenan, Pabuaran, Cibinong, Harapan Jaya, Ciangsana, Cicadas, Gunung Putri, Gunung Menyan, Gunung Sari, Ciomas, Cibeteung Muara, Kali Suren, Cimanggis, Bojong Gede, Ciderum, Cinagara, Pasirlaja, Pasir Jambu, Cimandala, Pandan Sari, Cipayung, Cipayung Girang, Cipayung Datar dan Bojong yang berasal dari 12 kecamatan mulai Cibinong, Gunung Putri, Pamijahan, Ciomas, Ciseeng, Tajur Halang, Bojong Gede, Caringin, Sukaraja, Ciawi, Mega Mendung dan Kemang.
“Kegiatan kali ini adalah kolaborasi yang apik dari New Enterpreneur Society (NES) dan Yayasan DIFFABLE ACTION INDONESIA (YDAI) didukung oleh program inisiasi anggota dewan M. Rizky dari komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor serta di wadahi oleh Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Bogor sebagai fasilitator,” ujar Nurul Hababa dari NES.
“Sengaja kami baurkan peserta difabel dengan peserta non difabel yang merupakan pemerhati difabel agar tercipta inklusifitas diantara keduanya serta pembelajaran awal bahwa nantinya produk yang dihasilkan akan bersaing dengan produk dari pelaku usaha non difabel lainnya,” tambah Isna Sekjen DIFFABLE ACTION INDONESIA.








