Bima Arya Sampaikan Tiga Konsep Menjadi Pemimpin Transformasional

Bima

Bima Arya menganalogikan bahwa menjadi seorang pemimpin seperti kepala keluarga yang memimpin keluarganya, seperti ibu yang merawat anaknya. Keseharian orang tua akan dilihat oleh anak-anaknya yang juga akan dicontoh oleh anak. Integritas bisa dibangun melalui ilmu pengetahuan.

Maka itu, Bima Arya menyampaikan bahwa setiap hari itu dirinya selalu menyempatkan untuk membaca.

“Setiap minggu beli buku dan konsistensi itu hal yang utama karena konsistensi itu melahirkan trust, mau jadi apapun harus konsisten,” katanya.

Mengenai konsistensi, Bima Arya menyampaikan bahwa manusia adalah gudang khilaf dan salah, sehingga tidak bisa merasa paling benar.

“Jadi pemimpin itu harus siap diingatkan,  malapetaka bagi seorang pemimpin ketika tidak ada yang bisa mengingatkan, dia akan tersesat akan jatuh. Karena jadi pemimpin itu harus membuka ruang, supaya orang bisa selalu mengingatkan. Tidak ada yang tidak khilaf, pasti semua ada khilafnya, sehingga harus terus diingatkan, diberi tahu agar tidak kebablasan,” katanya.

Baca Juga  Muhamad Ridwan Pimpin Gibas Kabupaten Periode 2023-2028

Pos terkait