“Membangun techno-social preneurship university merupakan proses pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, ekosistem yang dibangun ujung-ujungnya adalah bagaimana menghasilkan technopreneurship dan sociopreneurship,” kata Rektor.
Di hadapan semua yang hadir, Rektor IPB University menjelaskan, science technopark IPB sudah semakin sempurna dan tahun ini sudah berjalan atau beroperasi sebagai tempat bagi mahasiswa dan alumni IPB yang ingin mengembangkan bisnis yaitu startup center.
“Tahun depan akan dibangun Halal Center yang diharapkan sebagai yang terbesar di Asia,” jelasnya.
Arif Satria menambahkan, kemajuan pendidikan tinggi berkorelasi terhadap kemajuan inovasi dengan indikator global innovation index dan berkontribusi pada kemajuan ekonomi. Kata dia, Indonesia masih memiliki PR besar dalam menciptakan ekosistem riset yang lebih kondusif untuk mendukung kemajuan inovasi.








