Pada IDEC ke XXXVII 2023 ini, Delegasi Indonesia di Pimpin Oleh Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose didampingi oleh Deputi Pemberentasan BNN Irjen Pol. I Wayan Sugiri, S.H., S.I.K., M.Si., serta Direktur Intelijen Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, S.H,. S.I.K,. M.H., hadir bersama 138 Negara lain dengan jumlah Peserta 450 orang. Mereka merupakan para punggawa yang mendedikasikan dirinya untuk menuntaskan permasalahaan narkoba di tiap negaranya.
Anne Milgraem menyampaikan tahun ini IDEC akan menitik beratkan pertemuan pada pembahasan NPS khususnya Fentanyl, golongan opioid yang sering digunakan sebagai analgesic atau Pereda nyeri. Dalam paparannya, peredaran Fentanyl merambah cukup luas di kawasan Benua Amerika. Pihaknya menambahkan ada beberapa jaringan kartel narkotika internasional yang saat ini beroperasi, dua diantaranya adalah Kartel Sinaloa dan Kartel Jalisco. Kartel Sinaloa menguasai pasar gelap kawasan Benua Amerika, seperti Brazil, Paraguwai, Panama, hingga Kanada. Sementara Kartel Jalisco menguasai pasar gelap kawasan Turki dan Kenya.








