“Bersama-sama kemarin kita rumuskan mengenai penanganan narkotika misalnya terkait dengan pemusnahan, karena di banyak negara narkotika memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup, deforestasi, mauapun kualitas udara,” imbuh Chairman HONLAP Ke-45 tersebut.
Dalam forum ini juga disepakati bahwa kerja sama antar negara sangat diperlukan dan harus terus dikembangkan, mengingat kejahatan narkotika termasuk dalam transnational organized crime. Oleh karenanya, kerja sama tingkat regional Asia Pasifik ini akan dibawa ke forum yang lebih tinggi, yakni dalam kerja sama antar regional HONLEA.
Menutup pertemuan The 45th of HONLAP, Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI selaku Chairman mengucapkan terima kasih kepada seluruh delegasi yang telah hadir dan berharap para peserta dari puluhan negara dan organisasi internasional yang hadir dapat menikmati keseluruhan rangkaian pertemuan HONLAP di Pulau Dewata ini.








