Untuk itu lanjut Bima Arya, penting untuk terus mendorong kebutuhan logistik posyandu dan kader untuk menambah semangat dan konsisten melakukan inovasi.
Selain itu, Peringatan Hari Cuci Tangan ini merupakan hal penting untuk terus membangun kebiasaan sejak dini.
Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, cuci tangan bisa mencegah penyakit menular, karena salah satu transmisi penularan penyakit melalui tangan.
Kolaborasi Hari Cuci tangan dengan posyandu fest ini karena Posyandu merupakan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM).
“Artinya itu dari dan oleh untuk masyarakat dengan melibatkan pemberdayaan masyarakat agar semua ikut bertanggung jawab untuk kesehatan. UKBM juga merupakan upaya dalam pembangunan kesehatan dengan mendekatkan akses pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan dasar di masyarakat,” katanya.
97 Persen Posyandu di Kota Bogor Merupakan Posyandu Aktif








