Sejak tahun 2022, 97 persen posyandu di Kota Bogor merupakan posyandu aktif dari total 981 posyandu yang ada.
Sementara itu di tingkat nasional target posyandu aktif di kabupaten/kota di Indonesia harus mencapai 80 persen dan 85 persen di tahun 2024 yang artinya capaian Kota Bogor sudah melebihi target.
Untuk menjadi posyandu aktif harus memiliki minimal lima kader dan delapan kali buka dalam satu tahun.
“Diluar kegiatan itu Posyandu di Kota Bogor juga aktif turun ke wilayah. Dan saat ini layanan kesehatan ada di tingkat RT dan RW. Dalam pemantauan wilayah setempat kita memiliki gambaran status kesehatan wilayah. Sehingga ketika semua berkontribusi akan kita kumpulkan dalam basis IT agar kita punya data status kesehatan di tingkat RT RW dan tingkat kota sehingga kita bisa mewujudkan kota sehat,” ujarnya.
Selain lima meja layanan inti, setiap posyandu Kota Bogor memiliki 2 meja layanan lainnya, yaitu pelayanan stunting, ketahanan keluarga dan adminduk. Ke depan pihaknya juga akan terus meningkatkan potensi para kader. (*)








