Kelana Nusantara di Kota Bogor, Jadi Forum Diskusi Pelaku Ekonomi Kreatif

Kelana

Dari jumlah tersebut kata Sandiaga, baru 78 kota yang mengikuti uji petik oleh Kemenparekraf dengan melibatkan pentahelix 360 derajat dalam menentukan sub sektor unggulan.

“Untuk Kota Bogor direncanakan tahun depan tetapi persiapannya dicanangkan tahun 2023, mengingat Kota Bogor ini super kreatif dan harus menjadi inspirasi menyusul Bandung, Jakarta, Ambon dan Pekalongan. Saya yakin dengan ekosistem kuat yang dimiliki, Kota Bogor mampu melakukannya. Apalagi tulang punggung ekonomi Kota Bogor adalah ekonomi kreatif,” kata Sandiaga.

Dalam kesempatan tersebut Sandiaga menyampaikan Kampung Tematik Mulyaharja di Kelurahan Mulyaharja dan Kampung Tematik Perca di Kelurahan Sindangsari akan ditingkatkan pengembangannya melalui pendampingan agar ke depan menjadi lebih baik.

Baca Juga  Kota Bogor Jadi Tuan Rumah The Ambassador Summit road to Asia-Africa Conference 2026

Dukungan yang diberikan melalui Tiga – A, yaitu Aksesibilitas, Atraksi dan Amenitas. Selanjutnya dirinya mengingatkan 3-Si, yaitu Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi. Khusus kolaborasi dengan Pemkot Bogor ada 3-G, yaitu Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama) dan Gaspol (Garap Semua Potensi Online).

“Untuk aksesibilitas Menparekraf memiliki senjata pamungkas berupa Inpres Nomor 32. Saya diberi Rp 30 triliun untuk membangun jalan dan infrastruktur menuju ke desa-desa wisata. Setiap minggu harus ada event atau atraksi yang menarik dan terakhir adalah akomodasi. Saya menginginkan kita melangkah konkret dalam kolaborasi karena Indonesia sudah menetapkan ekonomi hijau (green economy) sebagai masa depan kita dengan blue circular sebagai bagian daripada ekonomi inklusif yang mendorong peran ekonomi kreatif,” jelas Sandiaga.

Baca Juga  Pimpinan DPRD Kecam Pelaku Kekerasan Seksual, Dukung Polresta Jatuhkan Hukum Terberat

Lebih jauh Sandiaga menyebutkan, green economy dan blue economy menjadi masa depan ekonomi Indonesia. Blue itu laut dan green adalah ekonomi berkelanjutan yang menciptakan lapangan kerja yang ditargetkan pada tahun 2024 sebanyak 4,4 juta lapangan kerja baru di sektor ekonomi kreatif yang diciptakan UMKM dengan dukungan fasilitas oleh pemerintah.

Pos terkait