FKUB Rilis Indeks Kerukunan Kota Bogor, Naik Jadi 79,98

FKUB

“Dari hasil penelitian ini terlihat skor Indeks Kerukunan di setiap kecamatan. Skor Indeks yang terendah yakni di Kecamatan Bogor Utara dengan poin 76,” sebutnya.

Untuk itu, ada hal-hal yang harus diperkuat Kecamatan Bogor Utara untuk meningkatkan skor Indeks Kerukunannya. Diantaranya camat harus lebih sering melakukan dialog dengan tokoh lintas agama, memperkuat kerja sama lintas agama dengan peningkatan partisipasi masyarakat di kegiatan sosial, seperti perayaan HUT RI, kerja bakti dan membantu penganut agama lain yang terkena musibah.

“Dari sisi toleransi, melindungi masyarakat yang ingin melakukan ibadah di rumah ibadahnya masing-masing, hidup damai dengan tetangga yang berbeda agama. Sementara dari sisi kesetaraan yakni dengan memberikan akses layanan publik tanpa membedakan antara agama dan suku,” jelasnya.

Baca Juga  Bahas Raperda Pemakaman, Pansus Fokus Pembahasan 3 Persoalan

Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, Kota Bogor kalau sampai bergerak kembali ke kota intoleran akan kehilangan banyak hal dan akan mati potensi yang ada. Kota Bogor sekarang ini jauh lebih beragam dan secara geografis ada di dalam lingkaran Jakarta Metropolitan dengan berbagai suku, etnis dan kepercayaan.

Pos terkait