“Kalau kita lihat penggunaannya, di Terminal Bubulak ini kan ada juga BisKita, ada juga APTB dan ada lagi bus pariwisata dan angkot. Sehingga terminal ini cocok jadi terminal C, disini lebih kompleks dan multifungsi,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Hendra Saputra menambahkan, Terminal Bubulak dalam perencanaannya memiliki FS dan DED terhadap terminal ini. Hanya tinggal bagaimana pola anggarannya saja yang mungkin bisa dikerjasamakan atau di BOT.
“Kan ini jadi opsi yang masuk akal, karena kalau penataan Terminal Bubulak secara keseluruhan anggarannya tidak kecil, bisa sampai Rp 80-100 miliar untuk penataan kawasan ini. Kenapa tidak kalau dikerjasamakan pada pihak swasta untuk menata dan mengelola, selama fungsi park and ride nya tidak hilang,” tambah Marse. (*)








