“Komitmen menghindari kecurangan pemilu, pileg, pilpres sebentar lagi pilkada sudah menjadi komitmen bersama. Untuk itu, kita harus pastikan surat suara yang dikirim sudah sesuai, tidak rusak, apalagi jangan sampai sudah dicoblos sebelum sampai ke bilik suara. Selain memastikan distribusi surat suara aman dan sesuai tanpa ada kesalahan, kita juga meminta agar jangan ada satupun hak warga untuk memilih yang hilang. KPU beserta perangkatnya bisa memfasilitasi warga yang perlu pindah TPS karena kepentingan yang mendesak,” katanya.
Menurut Atang, proses demokrasi di Kota Bogor pada tahun 2019 lalu cukup berjalan lancar hasil kolaborasi semua pihak, baik KPU Kota Bogor, Bawaslu Kota Bogor, DPRD, pemerintah kota, masyarakat, TNI dan Polri mengawal dengan baik proses tahapan pemilu sesuai porsinya masing-masing. Ia optimis, pemilu 2024 pun dapat berjalan lancar dan kondusif dengan kolaborasi yang kuat dengan semua pihak.
KPU Kota Bogor melibatkan 1.114 orang petugas pelipat sukarelawan telah menyelesaikan pelipatan lima surat suara pemilu 2024 yakni untUK DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Bogor serta calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam kurun waktu sekitar dua minggu hingga Jumat (19/1/2024). Pelipatan surat suara berlangsung di dua gudang KPU Jalan Soleh Iskandar dan juga Gedung Wanita Kota Bogor.
Anggota Bawaslu RI Herwyn JH Malonda sempat melakukan pengawasan terhadap proses pelipatan suara di Kota Bogor dan menemukan ada 1.200 surat suara rusak. Ketua KPU Kota Bogor, M Habibi Zaenal Arifin pun memastikan kini semua proses pelipatan telah selesai dan surat suara sudah siap didistribusikan.








