Di tempat yang sama, Kepala Lapas Paledang Kelas IIA Bogor, Sopian mengatakan, total ada 539 warga binaan yang mengikuti pemilu 2024 termasuk pihaknya juga akan melakukan jemput bola bagi tahanan yang ada di Polresta Bogor Kota sebanyak 79 orang.
Tahanan di Polresta Bogor Kota ini akan difasilitasi hak suaranya dan hasilnya akan digabungkan dengan yang ada di Lapas Paledang Bogor.
“Ini kami lakukan agar para warga binaan tetap mendapatkan hak sebagai warga negara untuk ikut menyukseskan Pemilu,” kata Sopian.
Sopian menambahkan, memang ada beberapa warga binaan lapas yang terkendala atau tidak bisa memilih. Hal ini dikarenakan situasi keluar masuknya warga binaan. Kesepakatan Lapas dengan Disdukcapil pendataan terakhir di tutup pada 7 Februari lalu. Sebelumnya ada beberapa yang diupayakan pindah ke Lapas, namun ternyata NIK- nya tidak bisa ditarik Disdukcapil.








