“Unit SAR Kota Bogor ini nantinya berada di bawah SAR Jakarta karena personil yang ditempatkan di Unit SAR Kota Bogor merupakan personil dari Kantor SAR Jakarta,” ujar dia.
Fachrizet berharap Unit SAR Kota Bogor ini bisa segera direalisasikan agar bisa membantu proses pencarian orang, penyelamatan nyawa orang, baik pada kecelakan pesawat, kapal, tanggap darurat bencana, daerah wisata, kasus terjepit, warga hanyut dan semua hal yang menyangkut jiwa manusia. SAR tidak bekerja sendiri pihaknya juga akan bergabung dengan Tagana, BPBD, Damkar dan lainnya.
“Jadi Pemkot Bogor memberikan pinjam pakai bangunan untuk unit SAR Bogor. Ada lahan di Kayumanis bekas puskesmas yang bisa dimanfaatkan unit SAR Kota Bogor. Nanti akan dibicarakan lebih lanjut dengan BKAD Kota Bogor agar secepatnya terealisasi,” tegas dia.








