Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyambut baik keinginan dari Basarnas untuk membuat unit kerja di Kota Bogor dibawah koordinasi SAR Jakarta, mengingat Kota Bogor merupakan salah satu kota rawan bencana. Setiap tahun ada lebih dari 1.000 bencana yang terjadi.
“Kami selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan tim penanggulangan dan penanganan bencana di Indonesia. Kita punya Damkar, BPBD dan sekarang akan ada Unit SAR yang ikut terlibat. Jadi akan kami fasilitasi dengan pinjam pakai aset yang mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik,” katanya. (*)








