Dalam presentasinya, Mr. Ng Khai Song memaparkan pendekatan anti narkotika yang diadopsi oleh Singapura, termasuk metode kampanye utama dan keterlibatan pemangku kepentingan dalam penyampaian pendidikan pencegahan narkotika.
Sementara itu, pihak Brunei Darussalam menyoroti strategi penurunan permintaan narkotika dan penurunan pasokan narkotika, dengan fokus pada kaum muda dalam lingkungan pendidikan.
Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI menyampaikan presentasi mengenai situasi narkotika saat ini secara global dan nasional, dampak sosial dan ekonomi dari penyalahgunaan narkotika, serta strategi penanganan pencegahan narkotika yang dilakukan oleh Indonesia.
Pembicara terakhir dari UNODC PTRS, membahas matriks kerentanan, intervensi pencegahan di tingkat makro dan mikro, serta program CHAMPS (Children Amplified Prevention Service) dari UNODC PTRS.








