Perihal pengentasan stunting, Dedie juga mengajak masyarakat untuk juga secara berkelanjutan melakukan ibadah sosial, seperti yang telah disampaikan dalam kuliah subuh dengan berbagi antar sesama.
Hal itu lanjut Dedie, bisa dilakukan dengan saling peduli antar tetangga, diantaranya adalah dengan memberikan perhatian kepada warga yang mengalami atau keluarga yang potensi terhadap stunting.
Kepada remaja-remaja yang mengikuti Pesantren Ramadan, Dedie mengingatkan agar jangan sampai terjerumus dan terkontaminasi oleh bahaya narkoba dan minuman keras.
Karena itu bisa membuat anak-anak remaja memiliki perilaku dan etika tata krama yang jauh dari positif. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menjadikan Indonesia emas 2045.
“Jadi beberapa waktu lalu diamankan banyak ratusan geng anak remaja oleh kepolisian dibantu Satpol PP dan Dishub. Saat diperiksa dan di tes ternyata ada yang positif miras dan narkoba. Ini yang perlu dihindari dan sama-sama diingatkan agar anak-anak tidak terkontaminasi dalam pergaulan yang menjerumuskan,” ucapnya.








