Gertak PSN di SDN Bantarjati 1, Sekda Jelaskan Ciri-ciri Nyamuk Aedes Aegypti

Nyamuk

Sekda menerangkan, nyamuk ini mengigit pada saat udara dingin dan lembab pada pagi dan sore hari. Pada pagi nyamuk ini sudah aktif sekitar pukul 06.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB dan menggigit lagi pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. Gertak PSN ini dilakukan supaya anak-anak tidak digigit nyamuk dan tidak terkena DBD, karena dari 1.435 kasus DBD, 606 diantaranya berada di usia 5 sampai 14 tahun.

“Jadi kalau di sekolah liat ada air menggenang segera dibuang dan kalau ada wadahnya dikasih penutup, karena nyamuk ini bertelur di air bersih,” kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bogor, Elva Adhyaksani mengatakan, Pemkot Bogor membuat kebijakan untuk Gertak PSN di sekolah-sekolah yang hari ini serentak di tujuh lokasi, salah satunya di SDN Bantarjati 1. Di Gertak PSN ini, pihaknya tidak hanya menerangkan terkait jenis nyamuk Aedes Aegypti yang menyebabkan DBD, tapi turut melantik dua siswa kelas 5 menjadi Duta Jumantik.

Baca Juga  Presiden akan Resmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan dan Tinjau Sejumlah Pasar di Sulawesi Utara

Pos terkait