Pj Wali Kota Targetkan Penurunan Angka Stunting di Kota Bogor

Bogor

Hery mengatakan, pertumbuhan dan perkembangan anak yang terhambat ini disebabkan beberapa faktor, seperti pola asuh, kurangnya asupan makanan bergizi dan kurangnya pemberian ASI eksklusif. Apalagi, stunting perlu segera ditangani karena dapat menghambat perkembangan fisik, mental dan kognitif anak.

Ia menerangkan, pada Agustus 2023 lalu angka kasus stunting di Kota Bogor menunjukkan tren penurunan dari 2.300 kasus menjadi 1.400 kasus. Turunnya angka tersebut merupakan upaya yang luar biasa hasil kolaborasi dan kontribusi semua elemen di Kota Bogor.

“Saya optimis angka tersebut akan terus turun secara signifikan seiring dengan menurunnya prevalensi stunting di Kota Bogor yang ditargetkan mencapai 14 persen di tahun ini,” jelasnya.

Baca Juga  DP2KBP3A Kota Sukabumi Menggelar Workshop Tribina Keluarga

Pos terkait