Dia pun meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi dan kota/kabupaten, puskesmas dan unit pelaksana teknis (UPT) terkait untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan tempat pengelolaan pangan di seluruh wilayahnya. Terutama, di pusat pangan, jajanan, serta tempat kuliner untuk menghindari 200 penyakit yang disebabkan oleh pangan yang terkontaminasi.
“Melalui momentum hari ketahanan pangan nasional, mari tingkatkan kualitas pangan guna meningkatkan keamanan pangan di seluruh Indonesia. Hubungan semua pihak penting untuk mewujudkan hal tersebut,” ucap dia
Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari menjelaskan, tujuan dari kegiatan HKPS ini untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap masalah keamanan pangan, melakukan informasi dan edukasi terkait bagaimana cara mencegah penyakit melalui keamanan pangan serta mendorong kolaborasi dan kerjasama lintas sektor dalam upaya meningkatkan keamanan pangan.
Mengusung tema Food Safety Prepare for the Unexpected atau Keamanan Pangan, Kesiapsiagaan Untuk Kondisi Tidak Terduga pada peringatan HKPS 2024, Hery menyampaikan bahwa tema tersebut untuk menggarisbawahi kesiapsiagaan menghadapi insiden keamanan pangan.
“Tema ini untuk menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan menghadapi insiden keamanan pangan. Tidak peduli seberapa ringan atau parahnya insiden tersebut,” ujar Hery.








