Kadisperumkim Inisiasi Program Gerobak Sae Pisan

Kadisperumkim

“Di program Gerobak Sae Pisan ini kita menambah dua fokus, yaitu sosial ekonomi dan sosial pemberdayaan. Jadi, di dalam kawasan kumuh ini selain diperbaiki infrastrukturnya, kita perkuat juga dengan sosial ekonomi masyarakat, supaya bisa berdaya dan berpenghasilan,” ujar Esti sapaan akrabnya.

Esti menambahkan, program ini menitikberatkan pada kolaborasi baik stakeholder internal maupun eksternal. Stakeholder internal yang ada di Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor awalnya hanya melibatkan Disperumkim, Dinas PUPR, DLH, PDAM, dan Dinas Pemadam Kebakaran. Namun, dengan penambahan dua fokus ini seluruh dinas harus berperan serta. Mengingat, permasalahan di kawasan kumuh tidak saja pada infrastruktur, namun erat kaitannya dengan sosial masyarakat.

Baca Juga  Seminar Green Leadership, Bima Arya : Isu Lingkungan Harus Jadi Atensi Bersama

“Kami turut melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas UMKM, dan Diskominfo untuk menciptakan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan masyarakat yang golnya, kawasan kumuh ini bisa menjadi kawasan tematik dan menjadi tempat wisata baru yang ikonik di Kota Bogor,” ungkapnya.

Pos terkait