Ia menjelaskan, Gerobak Sae Pisan di Kampung Mantarena ini merupakan proyek percontohan penanganan kawasan kumuh pertama di Kota Bogor.
Menurutnya, kampung Mantarena ini memiliki potensi sosial ekonomi dan sosial pemberdayaan yang memungkinkan untuk dibuat menjadi kampung tematik baru. Dengan konsep jajanan tepi sungai dan kafe-kafe cantik dengan memanfaatkan lahan atau ruang kosong yang ada.
“Minggu lalu kita sudah melakukan sosialisasi dan sejak senin kemarin sudah masuk ke pengerjaan fisik. Setelah pengerjaan fisik selesai kawasan ini akan dilaunching pada akhir bulan Agustus,” ucap Esti. (*)








