Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, di Kota Bogor juga sudah melakukan integrasi pelayanan kesehatan primer. Terutama terkait dengan data-data pengidap penyakit-penyakit, termasuk TBC.
“Dan di Kota Bogor kita sudah punya sistem Si Geulis yang terintegrasi. Kita sudah punya tindakan untuk investigasi terhadap ini. Jadi untuk penangannnya kita sudah lebih siap dan komperehensif,” kata Syarifah.
Syarifah menambahkan, demikian dengan penyiapan fasilitas kesehatan yang ‘smart’. Bahwa sistem kesehatan yang ada saat ini di Kota Bogor tergolong sudah melek digitalisasi. Hanya tinggal menambah komponen-komponen digital lainnya.
“Termasuk nanti jika ditambahkan sistem AI (Artificial intelligence) yang disarankan oleh pemerintah pusat. Bahwa untuk melakukan pendataan apalagi nasional kita tidak mungkin satu persatu. Harus menggunakan teknologi yang semuanya nanti datanya dibaca oleh AI,” jelasnya.








