“GPM ini dilakukan berkali-kali, tidak hanya sekarang. Sebelumnya juga ada, dan ke depan akan ada sebanyak 30 kali lagi GPM ini digelar di titik berbeda,” sambung Hery.
Di tingkat kota, strategi dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, dan daya beli masyarakat dilakukan secara komprehensif, di antaranya dengan bekerja sama di tingkat regional dengan kabupaten/kota produsen bahan pangan.
Menurut Hery, hal itu secara simultan terus dilakukan agar tingkat ekonomi meningkat, daya beli terjaga, dan ekosistem investasi berjalan baik yang ujungnya untuk kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinkukmdagin Kota Bogor, Firdaus, mengatakan bahwa GPM ini sudah dimulai sejak 25 September dan berakhir pada 24 Oktober 2024.
“Seperti yang disampaikan Pak Pj, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pangan dan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.








