IKA UPI Dorong Gubernur Jabar Bentuk Tim Perlindungan Guru

IKA
Pengurus Pusat IKA UPI menggelar diskusi pendidikan bertajuk “Perlindungan Profesi Guru di Jawa Barat” di sekretariat IKA UPI, Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, pada Jumat sore (14/3/2025). (Dok. IKA UPI)

Sekretaris Jenderal IKA UPI Najip Hendra SP yang membuka diskusi mewakili Ketua Umum Enggartiasto Lukita menegaskan komitmen IKA UPI untuk memberikan perhatian utama pada nasib guru. Komitmen ini sejalan dengan spirit dan cita-cita perjuangan IKA UPI untuk turut memberikan perlindungan kepada alumni UPI yang sebagian besar di antaranya berprofesi sebagai guru.

“Hampir setiap saat diskusi kami di grup percakapan membincangkan guru. Termasuk pentingnya perlindungan kepada mereka. Nah, diskusi ini pada dasarnya merupakan tindak lanjut dari diskusi internal dalam grup percakapan tadi. Kami ingin secara konkret memberikan masukan kepada pemerintah dan pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan kepada guru. Salah satunya untuk segera membentuk tim perlindungan guru agar perlindungan bisa dilakukan secara efektif dan menyeluruh,” ungkap Najip.

Baca Juga  Ini Upaya Pemkot Bogor Percepat Penurunan Stunting

Pengamat pendidikan Abdul Hadi Wijaya mengapresiasi IKA UPI yang secara aktif menggalang dukungan dan memberikan advokasi terhadap nasib guru di Jawa Barat. Tokoh masyarakat yang sebelumnya aktif memberikan advokasi melalui lembaga legislatif ini langkah-langkah IKA UPI pada dasarnya menjadi ikhtiar untuk memuliakan guru dan menjaga harkat martabat guru.

“Harus kita akui guru masih terus mendapatkan ketidakadilan. Forum ini sangat baik untuk kita semua dalam upaya memuliakan guru melalui dorongan pengambilan kebijakan publik yang tepat,” ungkap Abdul Hadi.

Selain menghadirkan akademisi dan pemerhati pendidikan, diskusi menjelang berbuka puasa tersebut turut menghadirkan sejumlah pimpinan organisasi guru. Beberapa di antaranya adalah Sekretaris Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Barat Dede Hidayat, Ketua Umum Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Asep Tavip, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Elis Herawati, Biro Hukum MKKS SMA Cecep Hendrik, Sekretaris Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Madrasah Swasta (Fosikmas) Dede Gunawan Permana, Ketua AKSI Jawa Barat Eha Julaeha, dan Pembina Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKSS) Jawa Barat Deni Kadarsah.

Baca Juga  Kunjungan Perdana ke Indonesia, Kaisar Naruhito dan Permaisuri akan Bertemu Presiden Jokowi

Selain itu, turut hadir Ketua Forum Guru Bersertifikat Sekolah Negeri (FGBSN) Rizki Safari Rakhmat, Wakil Direktur Lembaga Pendidikan Muslimin Eri Marawijaya, Ketua Komite SMK Negeri 7 Bandung Tri Andayani, guru SD Negeri 079 Kopo Kota Bandung Siti Romlah. Unsur lain terdiri atas jurnalis, pengurus IKA UPI, dan mahasiswa. (Najip Hendra SP/Sekretaris Jenderal IKA UPI)

Pos terkait