“Itu akan menggunakan anggaran hasil efisiensi, seperti efisiensi anggaran perjalanan dinas, kebutuhan perlengkapan alat kantor, dan sebagainya. Dana hasil efisiensi tersebut kami salurkan kembali kepada masyarakat melalui bantuan langsung berupa beras dan telur bagi warga rawan pangan,” ucapnya.
Salah satu penerima bantuan, Surya, yang berprofesi sebagai juru parkir, mengaku senang menerima bantuan tersebut.
Ia mengungkapkan, bahwa sebelumnya ia sempat bingung memikirkan cara membeli beras untuk makan sehari-hari, terutama menjelang Idulfitri.
“Tapi Alhamdulillah, bersyukur ada rezeki melalui bantuan dari pemda. Ini akan saya pakai untuk makan keluarga,” ujarnya.
Sesuai pesan Wali Kota Bogor, Surya pun berjanji untuk tetap bersemangat dalam mencari nafkah dan terus berusaha demi keluarganya. (*)








