Kemendukbangga Bidik 2000 Akseptor Baru Vasektomi

Kemendukbangga

Wihaji mengaku tidak ada target khusus. Namun, pihaknya memberikan sejumlah pilihan bagi pria untuk metode kontrasepsi.

Lebih jauh Wihaji menjelaskan, untuk menjadi akseptor KB pria, seorang suami harus memenuhi sejumlah persyaratan. Yang bersangkutan harus dipastikan sudah tidak menginginkan anak, memiliki minimal dua anak, dan usia anak kedua atau terkecil minimal lima tahun. Selain itu, berusia minimal 35 tahun dan mendapatkan persetujuan dari istri.

“Kami berharap para ayah dapat meningkatkan perannya di keluarga. Salah satunya dengan menjadi akseptor KB vasektomi, sehingga keluarga dapat lebih terencana demi mewujudkan keluarga tentram, bahagia, dan Sejahtera. Pada akhirnya, menghasilkan keturunan yang dapat menjadi sumber daya manusia Indonesia berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” harap Wihaji.

Baca Juga  Harganas 2025 Teguhkan Komitmen Kemendukbangga Wujudkan Jabar Istimewa

Sementara itu, dokter ahli fertilitas Arief Setiawan menjelaskan, vasektomi dilakukan tanpa pisau. Proses yang hanya berlangsung sekitar 10 menit itu tidak menghasilkan sayatan atau jahitan. Risiko pendarahan pada akseptor selama operasi pun dapat dihindari.

Pos terkait