Mendukbangga Minta Jabar Pertahankan Kinerja Bangga Kencana *KDM Tambah Insentif KB Pria Rp 500 Ribu

Mendukbangga

Wihaji secara khusus melaporkan bahwa BKKBN baru saja memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori “Pelayanan Vasektomi Serentak dengan Jumlah Akseptor Terbanyak” sebanyak 2.000 akseptor. Jumlah ini memecahkan rekor kategori yang sama beberapa tahun sebelumnya sebanyak 1.500 akseptor. Pelayanan serentak tahun ini berlangsung di 190 kabupaten/kota dan 195 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

“Kami baru saja memecahkan rekor MURI di Majalengka, Pak Gub. Rekor untuk pelayanan vasektomi terbanyak. Kami juga memberikan biaya jaminan hidup masing-masing sebesar Rp 450 ribu untuk mengganti waktu mereka pada saat menjalani vasektomi,” ungkap Wihaji.

Di bagian lain, Wihaji menyampaikan update capaian lima quick wins Kemendukbangga dan pelaksanaan makanan bergizi gratis (MBG) khusus ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Pertama, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), berupa intervensi keluarga rentan stunting untuk bantuan yang sesuai kebutuhan baik nutrisi dan nonnutrisi dengan target 1 juta keluarga berisiko stunting (KRS).

Baca Juga  Prahara Lahan Cijeruk, Sembilan Bintang Minta BPN Tegas, Jangan Banci

Kedua, Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), berupa daycare unggul yang terstandarisasi berkolaborasi dengan seluruh lembaga pemerintah dan swasta. Di sini, menyediakan pengasuh tersertifikasi, psikolog anak, dan dokter spesialis anak, laporan tumbuh kembang anak setiap bulan. Ketiga, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), berupa gerakan optimalisasi peran ayah untuk menjawab fenomena fatherless.

“Anak-anak sekarang sudah kehilangan figur ayah, fatherless. Ayah mereka adalah gadget. Melalui gerakan ini kita ingin mengajak para ayah untuk terlibat aktif dalam pengasuhan anak-anaknya,” kata Wihaji.

Keempat, SuperApps Tentang Keluarga yang berisi layanan A-Z pembangunan keluarga, konsultasi problematika keluarga, anak, konselor, dan pendataan keluarga Indonesia. Kelima, Sidaya atau Lansia Berdaya, berupa penyediaan homecare berbasis komunitas untuk usia lanjut yang tidak mendapat perawatan oleh anak. Kemudian, bantuan dan pelayanan kesehatan gratis bagi lansia di puskesmas dan RSUD tanpa rujukan. Terakhir, pemberdayaan lansia sesuai kapasitas, lapangan pekerjaan yang sesuai.

Pos terkait