Dalam hal pemasaran, Siti memanfaatkan jaringan reseller lokal di Tasikmalaya dan sekitarnya. Setelah mengikuti Pertamina UMK Academy dan ajang Pertamina SMEXPO di Bandung, jumlah reseller aktif bertambah, termasuk dari kalangan pelaku usaha travel haji dan umrah yang mengandalkan produk tahan lama dan praktis.
Saat ini, Andini Fish & Food memperluas distribusi ke kota-kota besar seperti Jakarta, Depok, dan Surabaya, serta menjajaki pasar di Lampung dan Kalimantan. Capaian signifikan diraih saat produk ini berhasil diekspor perdana sebanyak 500 bungkus ke Hong Kong.
Untuk memenuhi permintaan pasar, produksi ditingkatkan hingga 2 kuintal ikan hidup per bulan. Usaha ini turut memberdayakan masyarakat lokal, dengan melibatkan 10 ibu rumah tangga di bagian pembersihan dan 4 orang di bagian produksi dan pengemasan. Sebagian besar dari mereka adalah janda yang kini memperoleh penghasilan tetap.
Sejak menjadi binaan Pertamina pada 2022, Andini Fish & Food menerima dukungan pendanaan sebesar Rp120 juta. Dana ini digunakan untuk pengembangan budidaya ikan dengan menambah jumlah kolam dari 20 menjadi 40 unit, serta melengkapi fasilitas dengan aerator, sistem bioflok, dan alat pengaduk pakan.








