Dalam pelaksanaan FMP ada satu kegiatan yang rutin dilaksanakan, yaitu menaikan dan menurunkan bendera di Tugu Kujang selama 30 hari yang dilaksanakan dan diikuti oleh berbagai lapisan elemen di Kota Bogor.
Untuk lebih membuat kegiatan ini lebih menggelora , Dedie Rachim memberikan masukan agar masyarakat yang terlibat lebih luas lagi, tidak hanya dari satu kelompok, tidak hanya dari Kota Bogor.
“Kita juga punya 68 kelurahan, paling tidak masing-masing ini dua kelurahan ikut dalam acara itu akan lebih meriah, semua kebagian memberikan penghormatan dalam suasana luar biasa yang tidak ditemukan di tempat lain dan ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota di Indonesia,” ujarnya.
Ketua Dewan Pembina FMP 2025, Harlan Bengardi menyampaikan bahwa rapat perdana ini digelar setelah sebelumnya dilaksanakan opening invitation untuk anak anak muda yang ingin menjadi relawan dalam kepanitiaan FMP.
“Alhamdulillah yang datang 70 orang relawan, jadi kita bisa lihat euforia mereka buat membantu itu sangat tinggi,” ujarnya.








