“TPS-3R yang dulu menjadi ujung tombak kita untuk mengelola sampah harus diaktifkan kembali. Jadi jumlah sampah yang diolah di dalam kota bisa meningkat dan mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke Galuga,” jelasnya.
Selain itu, penggunaan TPA Lulut-Nambo juga harus segera diaktifkan jika skenario penggunaan TPA Galuga sudah tidak memungkinkan. Sehingga Zenal pun meminta agar Pemkot Bogor segera terbuka terkait penggunaan APBD Kota Bogor untuk tipping fee ke dua TPA yang ada.
“Semua skenario dan kemungkinan harus bisa dijalankan agar tidak ada lagi kejadian serupa dan ini adalah peringatan bagi kita semua,” pungkasnya. (*)








