“Ke depan, setiap Bapak Asuh akan mengurus sekitar 15 anak stunting yang harus dikontrol setiap minggu. Semua dilakukan dengan sistem satu pintu agar bantuan, baik makanan maupun uang, dapat disalurkan sesuai kebutuhan spesifik setiap anak,” jelasnya.
Ia juga mendorong PKK dan TPPS untuk melakukan kunjungan langsung ke keluarga yang memiliki anak stunting di wilayah masing-masing guna memastikan penanganan tepat sasaran.
Jenal Mutaqin berharap di bawah kepemimpinan Yantie Rachim sebagai Ketua TP PKK Kota Bogor dan Novia Handayani sebagai Ketua Bidang 1 TP PKK Kota Bogor, kinerja PKK semakin optimal.








