Dedie Rachim berharap, melalui SSK, para siswa dapat memahami dan mengetahui metode serta langkah yang harus diantisipasi dalam rangka mengendalikan dan juga membangun keluarga yang lebih berkualitas.
“Peran siswa di SKK sendiri itu kan yang dimanfaatkan adalah teman sebaya ya. Menyampaikan sesuatu informasi melalui teman sebaya biasanya akan lebih efektif,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pengetahuan yang diberikan kepada para siswa melalui program SSK dapat memberikan ilmu terkait bagaimana keluarga yang berkualitas itu harus dibentuk dan mempersiapkan mereka untuk membangun keluarga di masa depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra menjelaskan bahwa SSK adalah program nasional yang diturunkan ke pemerintah daerah.








